Apakah Anda menjalankan sebuah restoran namun tidak mampu untuk menyewa pelayan? Anda bisa meniru restoran Kayabuki di Jepang yang mempekerjakan monyet sebagai pelayan. Restoran tersebut rupanya membuat monyet terlihat lebih manusiawi. Si monyet ini diberi topeng di wajah mereka.
Kayabuki terletak di bagian Miyukihoncho dari Utsunomiya, Utara Tokyo. Di sana terdapat dua monyet bernama Yat Chan dan Fuku Chan. Yat Chan berusia 16 tahun dan lebih tua dia memiliki gerakan cepat saat melayani pelanggan. Sementara Fuku memberi pengunjung handuk panas dan membantu mereka membersihkan tangan sebelum memesan minum, seperti kebiasaan di Jepang. Para pelanggan tak segan-segan memberi kacang kedelai sebagai tip. Bahkan salah satu pelanggan, Takayoshi Soeno mengatakan, "Monyet sebenarnya pelayan yang lebih baik daripada beberapa orang manusia benar-benar buruk."
Yat-chan dan Fuku-chan mulanya adalah hewan peliharaan sang pemilik restoran, Kaoru Otsuka. Tapi Yat Chan mulai meniru Kaoru dalam tugas restoran. Sejak saat itulah ia menyadari mereka benar-benar mampu bekerja di sana. "Yat Chan pertama kali belajar dengan hanya menonton saya bekerja di restoran," katanya. "Semuanya berawal ketika suatu hari aku memberinya handuk panas. Dari sana muncul dari rasa ingin tahu, lalu ia membawa handuk kepada pelanggan." Beberapa pelanggan bahkan merasa bahwa monyet kecil sama seperti anak-anak dan bahkan lebih baik.
"Sebenarnya mereka lebih baik. Anak saya tidak mendengarkan saya, tetapi Yat-chan mau mendengarkan," ucap Shiochi Yano, pelanggan setia Kayabuki. Pria 62 tahun itu menambahkan Yat-chan mampu memahami perintah dan mengingat pelanggannya. Ketika pelanggan meminta tambahan bir, ia mampu membawakan beberapa bir. Sungguh menakjubkan! Dia tampaknya memahami kata-kata manusia.
Peraturan di Jepang hanya mengizinkan kera untuk bekerja di restoran selama dua jam sehari. Tapi Otsuka berencana untuk membawa generasi lain monyet pekerja, kini mereka sudah memiliki tiga monyet yang sudah terlatih. Kabayuki menjadi salah satu tempat di Jepang untuk mencari pengalaman bersantap yang unik.
Rabu, 02 Oktober 2013
Es batu di restoran cepat saji China lebih kotor dari air toilet
Sebuah penelitian di China menunjukkan hasil yang mengejutkan. Mereka menemukan bahwa es batu pada restoran KFC dan McDonalds di China mengandung bakteri 13 kali lebih banyak dibandingkan air toilet. Hasil ini ditemukan setelah reporter di China melakukan investigasi dan percobaan.
Reporter dari China Central Television (CCTV) melakukan uji coba pada es yang ada di restoran cepat saji Beijing seperti KFC, McDonalds, dan restoran Kungfu. KFC mencatat jumlah bakteri yang paling banyak dengan jumlah 900 koloni per milimeter.
Es batu yang ada pada McDonalds jauh lebih sedikit namun masih berada di atas batas national, yaitu sebanyak 120 koloni per milimeter. Sementara tingkat bakteri pada restoran bernama Kungfu enam kali lebih banyak dibanding air toilet.
Tingginya jumlah bakteri berarti semakin tinggi pula kesempatan untuk pelanggan terkena penyakit seperti disentri dan diare. Beberapa penyebab tingginya bakteri ini antara lain mesin es yang kotor, proses sterilisasi yang buruk, atau kesalahan karyawan seperti tak mencuci tangan, dan lainnya.
Laporan di China tak menunjukkan secara pasti jenis bakteri apa saja yang ada dalam es batu tersebut. Menurut ahli keamanan makanan Dong Qingli, jumlah bakteri sebenarnya tak terlalu mengkhawatirkan. Yang lebih penting adalah mengetahui bakteri apa yang ada di dalamnya, dan bakteri mana yang bisa berbahaya, seperti dilansir oleh NY Daily News (22/07).
Hasil ini membuat pihak KFC, McDonalds, dan restoran cepat saji Kungfu meminta maaf pada konsumen dan berjanji untuk meningkatkan standar kebersihan restoran mereka.
Reporter dari China Central Television (CCTV) melakukan uji coba pada es yang ada di restoran cepat saji Beijing seperti KFC, McDonalds, dan restoran Kungfu. KFC mencatat jumlah bakteri yang paling banyak dengan jumlah 900 koloni per milimeter.
Es batu yang ada pada McDonalds jauh lebih sedikit namun masih berada di atas batas national, yaitu sebanyak 120 koloni per milimeter. Sementara tingkat bakteri pada restoran bernama Kungfu enam kali lebih banyak dibanding air toilet.
Tingginya jumlah bakteri berarti semakin tinggi pula kesempatan untuk pelanggan terkena penyakit seperti disentri dan diare. Beberapa penyebab tingginya bakteri ini antara lain mesin es yang kotor, proses sterilisasi yang buruk, atau kesalahan karyawan seperti tak mencuci tangan, dan lainnya.
Laporan di China tak menunjukkan secara pasti jenis bakteri apa saja yang ada dalam es batu tersebut. Menurut ahli keamanan makanan Dong Qingli, jumlah bakteri sebenarnya tak terlalu mengkhawatirkan. Yang lebih penting adalah mengetahui bakteri apa yang ada di dalamnya, dan bakteri mana yang bisa berbahaya, seperti dilansir oleh NY Daily News (22/07).
Hasil ini membuat pihak KFC, McDonalds, dan restoran cepat saji Kungfu meminta maaf pada konsumen dan berjanji untuk meningkatkan standar kebersihan restoran mereka.
handphone fleksibel dari samsung
Tren varian lain tampaknya juga bakal menaungi salah satu phablet unggulan samsung terbaru yaitu Samsung Galaxy Note 3 yang kabarnya bakal segera dihadirkan dalam waktu dekat ini.
Seperti apa yang baru saja dilaporkan oleh ETNews, pabrikan ponsel Korea Selatan tersebut kabarnya sedang mempersiapkan varian lain dari Samsung Galaxy Note 3 yang bakal segera dirilis pada bulan depan. Berkat usungan panel layar fleksibel yang kemungkinan bernama YOUM, membuat varian lain dari Samsung Galaxy Note 3 ini nantinya bakal diklaim sebagai phablet dengan dukungan panel layal sentuh fleksibel pertama di dunia saat ini.
Panel layar fleksibel YOUM sendiri kabarnya pernah resmi diperkenalkan oleh Samsung di ajang CES 2013 pada awal tahun ini. Terlebih dengan bahan plastik OLED, membuat panel layar YOUM ini tampak lebih fleksibel dibanding panel layar OLED yang terbuat dari bahan kaca pada umumnya.
Dan seandainya inovasi terbaru dari Samsung ini memang benar-benar terwujud dalam waktu dekat ini, selain dapat menaikan kembali pamornya di industri perangkat mobile tentunya juga akan menjadi salah satu trenseter baru yang akan bisa merevolusi tampilan panel layar berbagai perangkat mobile di pasaran di masa-masa yang akan datang.
tanda-tanda orang akan mati
- Semua yang hidup pasti akan mati. Seperti apa proses kematian yang nantinya akan dialami oleh setiap makhluk hidup?
Tidak mudah memang memprediksikan secara tepat kapan seseorang akan meninggal. Kematian itu sendiri bisa disebabkan sakit, kecelakaan atau sebab lainnya.
Pada kondisi normal seperti orang sakit biasanya seseorang akan menunjukkan gejala yang mengindikasikan bahwa hidupnya akan segera berakhir beberapa minggu lagi seperti dikutip dari Mayoclinic yaitu:
1. Merasa gelisah.
Seseorang akan merasa tidak tenang serta sulit tidur, selain itu dia akan seringkali mengganti posisi saat tidur karena perasaan gelisah.
2. Menarik diri.
Seseorang tidak ingin lagi terlibat dalam aktifitas sosial ataupun melakukan kegiatan favoritnya.
3. Sering mengantuk.
Seseorang akan menghabiskan lebih banyak waktunya untuk tidur.
4. Kehilangan nafsu makan.
Seseorang hanya akan makan dan minum dalam jumlah sedikit dan berbeda dari biasanya.
5. Mengalami jeda saat bernapas.
Hal ini biasanya terjadi saat seseorang sedang tidur ataupun terjaga.
6. Luka yang sulit sembuh.
Luka atau infeksi yang dialami mengalami kesulitan untuk disembuhkan.
7. Pembengkakan.
Pada beberapa orang terjadi pembengkakan di daerah tangan, kaki atau bagian tubuh lain.
Proses sekarat mulai terjadi ketika tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen yang diperlukan untuk bisa bertahan hidup. Sel yang berbeda akan memiliki kecepatan kematian yang berbeda pula, sehingga panjangnya proses seseorang sekarat tergantung pada sel-sel yang kekurangan oksigen ini.
Sedangkan otak memerlukan oksigen dalam jumlah yang besar dan hanya memiliki sedikit oksigen cadangan. Sehingga jika asupan oksigen berkurang maka akan mengakibatkan kematian sel dalam waktu 3-7 menit saja.
Beberapa tanda yang ditunjukkan oleh orang yang sekarat adalah lebih banyak tidur, hal ini untuk menghemat energi yang tinggal tersisa sedikit di tubuh. Ketika energi tersebut hilang, maka seseorang akan kehilangan nafsu untuk makan ataupun minum. Proses menelan pun menjadi sulit dan mulut akan sangat kering, sehingga memaksa orang yang sekarat untuk minum akan membuatnya tersedak.
Selain itu orang yang sekarat akan kehilangan kontrol pada kandung kemih dan ususnya, sehingga seringkali terlihat mengompol. Orang akan merasa bingung, gelisah dan tidak tenang karena tidak dapat bernapas dengan teratur. Ketika sel-sel di dalam tubuh mulai kehilangan sambungan, maka akan mengalami kejang otot.
Kematian akan semakin mendekat jika kaki dan tangan terasa dingin dan mulai sedikit membiru akibat terhentinya aliran darah ke daerah tersebut. Tapi lama-kelamaan akan semakin menyebar ke bagian tubuh atas seperti lengan, bibir dan kuku. Selain itu orang menjadi tidak responsif, meskipun matanya terbuka tapi memiliki tatapan mata kosong atau tidak melihat sekelilingnya.
Setelah itu pernapasan akan terhenti sama sekali dan diikuti oleh berhentinya kerja jantung, maka secara klinis orang tersebut sudah mati karena tidak ada sirkulasi dan cadangan oksigen untuk bisa mencapai sel-sel di tubuh. Namun kematian klinis bisa dikembalikan melalui proses CPR (napas bantuan), transfusi atau ventilator. Tapi jika 4-6 menit setelah kematian klinis tidak ada perubahan, maka itu artinya jantung sudah tidak bisa bekerja lagi.
Karena jantung sudah tidak bekerja, maka secara otomatis aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh dan otak juga akan terhenti. Akibat tidak adanya asupan oksigen dan darah ke otak, maka dalam hitungan beberapa detik otak juga akan mati dan disitulah akhir dari perjalanan hidup seorang manusia.
Tidak mudah memang memprediksikan secara tepat kapan seseorang akan meninggal. Kematian itu sendiri bisa disebabkan sakit, kecelakaan atau sebab lainnya.
Pada kondisi normal seperti orang sakit biasanya seseorang akan menunjukkan gejala yang mengindikasikan bahwa hidupnya akan segera berakhir beberapa minggu lagi seperti dikutip dari Mayoclinic yaitu:
1. Merasa gelisah.
Seseorang akan merasa tidak tenang serta sulit tidur, selain itu dia akan seringkali mengganti posisi saat tidur karena perasaan gelisah.
2. Menarik diri.
Seseorang tidak ingin lagi terlibat dalam aktifitas sosial ataupun melakukan kegiatan favoritnya.
3. Sering mengantuk.
Seseorang akan menghabiskan lebih banyak waktunya untuk tidur.
4. Kehilangan nafsu makan.Seseorang hanya akan makan dan minum dalam jumlah sedikit dan berbeda dari biasanya.
5. Mengalami jeda saat bernapas.
Hal ini biasanya terjadi saat seseorang sedang tidur ataupun terjaga.
6. Luka yang sulit sembuh.
Luka atau infeksi yang dialami mengalami kesulitan untuk disembuhkan.
7. Pembengkakan.
Pada beberapa orang terjadi pembengkakan di daerah tangan, kaki atau bagian tubuh lain.
Proses sekarat mulai terjadi ketika tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen yang diperlukan untuk bisa bertahan hidup. Sel yang berbeda akan memiliki kecepatan kematian yang berbeda pula, sehingga panjangnya proses seseorang sekarat tergantung pada sel-sel yang kekurangan oksigen ini.
Sedangkan otak memerlukan oksigen dalam jumlah yang besar dan hanya memiliki sedikit oksigen cadangan. Sehingga jika asupan oksigen berkurang maka akan mengakibatkan kematian sel dalam waktu 3-7 menit saja.
Beberapa tanda yang ditunjukkan oleh orang yang sekarat adalah lebih banyak tidur, hal ini untuk menghemat energi yang tinggal tersisa sedikit di tubuh. Ketika energi tersebut hilang, maka seseorang akan kehilangan nafsu untuk makan ataupun minum. Proses menelan pun menjadi sulit dan mulut akan sangat kering, sehingga memaksa orang yang sekarat untuk minum akan membuatnya tersedak.
Selain itu orang yang sekarat akan kehilangan kontrol pada kandung kemih dan ususnya, sehingga seringkali terlihat mengompol. Orang akan merasa bingung, gelisah dan tidak tenang karena tidak dapat bernapas dengan teratur. Ketika sel-sel di dalam tubuh mulai kehilangan sambungan, maka akan mengalami kejang otot.
Kematian akan semakin mendekat jika kaki dan tangan terasa dingin dan mulai sedikit membiru akibat terhentinya aliran darah ke daerah tersebut. Tapi lama-kelamaan akan semakin menyebar ke bagian tubuh atas seperti lengan, bibir dan kuku. Selain itu orang menjadi tidak responsif, meskipun matanya terbuka tapi memiliki tatapan mata kosong atau tidak melihat sekelilingnya.
Setelah itu pernapasan akan terhenti sama sekali dan diikuti oleh berhentinya kerja jantung, maka secara klinis orang tersebut sudah mati karena tidak ada sirkulasi dan cadangan oksigen untuk bisa mencapai sel-sel di tubuh. Namun kematian klinis bisa dikembalikan melalui proses CPR (napas bantuan), transfusi atau ventilator. Tapi jika 4-6 menit setelah kematian klinis tidak ada perubahan, maka itu artinya jantung sudah tidak bisa bekerja lagi.
Karena jantung sudah tidak bekerja, maka secara otomatis aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh dan otak juga akan terhenti. Akibat tidak adanya asupan oksigen dan darah ke otak, maka dalam hitungan beberapa detik otak juga akan mati dan disitulah akhir dari perjalanan hidup seorang manusia.
Mendengkur memicu sejumlah penyakit berbahaya seperti
hipertensi, stroke, dan jantung
Mendengkur tidak boleh diremehkan. Gangguan tidur yang dalam istilah kedokteran disebut sleep apnoea itu terjadi akibat penyempitan saluran pernafasan. Dalam kondisi tertentu, gangguan ini dapat berakibat kematian.
Pakar gangguan tidur dari Rumah Sakit St George Sidney Australia, Dr. Peter Cistulli, mengatakan, penyempitan saluran pernafasan mengakibatkan suplai oksigen ke seluruh tubuh terhambat.
Pada tingkat tertentu bisa membuat pernafasan terhenti (obstructive sleep apnoea). Kondisi ini bisa terjadi berulang kali dengan durasi sekitar 10-60 detik. “Dalam semalam orang yang mendengkur bisa berhenti bernafas sesaat sebanyak 300 kali,” kata Cistulli.
Minimnya suplai oksigen membuat seluruh organ tu
Mengatasi dengkuran memang tak mudah. Namun, kita bisa meminimalkan gangguan itu dengan sejumlah tips berikut:
1. Tidur miring
Posisi tidur miring akan membuat aliran udara lebih lancar. Sementara tidur telentang atau tengkurap membuat organ pernafasan tertekan dan memicu dengkuran.
2. Kurangi berat badan
Berat badan berlebih menjadi salah satu faktor penyebab seseorang mendengkur. Lipatan lemak di sekitar leher membuat aliran udara terhambat.
3. Kurangi konsumsi alkohol
Minuman keras dapat melemahkan sistem saraf di bagian rahang dan tenggorokan yang dapat memicu suara dengkuran.
4. Berhenti merokok
Racun yang terkandung dalam rokok memicu gangguan sistem pernafasan yang akhirnya memicu pola tidur mendengkur.
5. Pakai bantal tinggi
Posisi kepala lebih tinggi dari badan membuat pernafasan menjadi lebih lancar dan mencegah terjadinya dengkuran.
buh, termasuk jantung dan otak, bekerja keras menjalankan fungsinya. Itulah mengapa, mendengkur dalam jangka panjang bisa mengakibatkan berbagai penyakit berbahaya seperti hipertensi, stroke, dan jantung. Kadar oksigen yang fluktuatif dapat merusak lapisan sel dalam pembuluh darah.
Yang perlu diwaspadai adalah ketika suara dengkuran terdengar semakin keras, tiba-tiba berhenti, dan disusul hentakan nafas. Kondisi itu memacu organ tubuh, terutama jantung, bekerja lebih keras untuk memasok oksigen. “Dan, saat terbangun biasanya akan merasa sakit kepala dan linglung,” ujarnya.
Mendengkur tidak boleh diremehkan. Gangguan tidur yang dalam istilah kedokteran disebut sleep apnoea itu terjadi akibat penyempitan saluran pernafasan. Dalam kondisi tertentu, gangguan ini dapat berakibat kematian.
Pakar gangguan tidur dari Rumah Sakit St George Sidney Australia, Dr. Peter Cistulli, mengatakan, penyempitan saluran pernafasan mengakibatkan suplai oksigen ke seluruh tubuh terhambat.
Pada tingkat tertentu bisa membuat pernafasan terhenti (obstructive sleep apnoea). Kondisi ini bisa terjadi berulang kali dengan durasi sekitar 10-60 detik. “Dalam semalam orang yang mendengkur bisa berhenti bernafas sesaat sebanyak 300 kali,” kata Cistulli.
Minimnya suplai oksigen membuat seluruh organ tu
Mengatasi dengkuran memang tak mudah. Namun, kita bisa meminimalkan gangguan itu dengan sejumlah tips berikut:
1. Tidur miring
Posisi tidur miring akan membuat aliran udara lebih lancar. Sementara tidur telentang atau tengkurap membuat organ pernafasan tertekan dan memicu dengkuran.
2. Kurangi berat badan
Berat badan berlebih menjadi salah satu faktor penyebab seseorang mendengkur. Lipatan lemak di sekitar leher membuat aliran udara terhambat.
3. Kurangi konsumsi alkohol
Minuman keras dapat melemahkan sistem saraf di bagian rahang dan tenggorokan yang dapat memicu suara dengkuran.
4. Berhenti merokok
Racun yang terkandung dalam rokok memicu gangguan sistem pernafasan yang akhirnya memicu pola tidur mendengkur.
5. Pakai bantal tinggi
Posisi kepala lebih tinggi dari badan membuat pernafasan menjadi lebih lancar dan mencegah terjadinya dengkuran.
buh, termasuk jantung dan otak, bekerja keras menjalankan fungsinya. Itulah mengapa, mendengkur dalam jangka panjang bisa mengakibatkan berbagai penyakit berbahaya seperti hipertensi, stroke, dan jantung. Kadar oksigen yang fluktuatif dapat merusak lapisan sel dalam pembuluh darah.
Yang perlu diwaspadai adalah ketika suara dengkuran terdengar semakin keras, tiba-tiba berhenti, dan disusul hentakan nafas. Kondisi itu memacu organ tubuh, terutama jantung, bekerja lebih keras untuk memasok oksigen. “Dan, saat terbangun biasanya akan merasa sakit kepala dan linglung,” ujarnya.
Langganan:
Postingan (Atom)


